KISAH DI BALIK KISAH

Kamis, 25 Oktober 2018

Ada-ada saja rentetan peristiwa belakangan ini. Entah mengapa, secara sengaja Allah bak mengisahkan sebuah kisah dibalik kisah lainnya. Sebagai manusia biasa, tentu kita tidak bisa memperkirakan secara pasti tentang kisah apakah yang Allah rencanakan.

Oleh karena itu, perlunya menyediakan payung sebelum hujan menghampiri.

Perlunya  menyediakan benteng iman dan taqwa sebelum sesuatu yang tidak diinginkan menghampiri.

Marilah kita berkaca. Haruskah perasaan cinta kepada Allah (melakukan segala sesuatu hanya untukNya dan menjauhi segala sesuatu yang dilarang olehNya) tumbuh sesaat setelah sebuah peristiwa ramai diperbincangkan?

Peristiwa 212, 412, gempa bumi Lombok, gempa bumi Poso, hingga peristiwa dibakarnya bendera bertuliskan kalimat tauhid. Rentetan kisah tersebut sontak menjadi bahan bahasan empuk di berbagai media sosial. Patut disayangkan, jika dengan adanya rentetan kisah tersebut tidak mengubah kita menjadi pribadi yang lebih baik.

وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْي(٣٨)
فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَى(٣٩)  (النازعات: ٣٩-٣٨)

"Dan (orang-orang) yang lebih mengutamakan kehidupan dunia (38) maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal (nya) (39)

(An-Naziat 38-39)

Dunia hanya secuil dari makna kebahagiaan hakiki. Jadi, berhati-hatilah. Karena Allah selalu menyisipkan sebuah kisah dibalik sebuah kisah.

Selamat hari Kamis! Mari membenahi diri bersama-sama.

DHIORNIKI🌹

0 Comments:

Post a Comment

Tags