LIFE GOALS



Sunday, 19th July 2020


Man proposes, but Allah disposes. Everything that happens is Allah’s Will.

Living through the ups and downs of life is the process of following His surprises. Happiness, sadness, laugh, tears, worries, and the other feelings look like the spices. It’s reasonable if humans strive to reach their dreams. However, Allah always has His own way to make things feel more meaningful.

As we grow older, we don’t realize that happiness often disappears because of ourselves. That’s why the mind can’t be allowed to think without any control. Things that are absolute and innate again at issue, so it makes life motivation decreases. The result is we will lose our priority and productivity.

Then, what’s the solution to the existing problems?

Life goals are one of the solutions needed. By having the note about it, we are able to get to know his identity much deeper. Moreover, life goals drive our behaviors in the long run and help us determine what we want to experience.

So, can life goals promote happiness?

Everyone certainly dreamed of this and that, but unfortunately, not everyone dares to start it first. This one is troublesome, life goals have quite a crucial urgency. Our potential must be empowered to achieve a goal. Then, when we reached that goal, happiness will come by itself indirectly.

Life has a pattern.

The motto “man jadda wa jada” which means that struggle is an important point to get something is not a figment. Allah could not possibly be willing to let His servants who tried instead sink into failure. But, if in the end, the failure comes as a gift after a long struggle..

…believe, happiness has time.

In fact, every person has a different time frame. There is no one who is slower or deserves to be called a champion, because life is not competition. But, the process to happiness will be easily fulfilled with goals that are done with commitment. Besides believing that not every happiness can be achieved instantly, we need to understand that Allah’s Will is decisive. Humans can’t claim supremacy over Allah & whatever comes out as a result of humans’ intelligent pursuit can’t be claimed as his own doing without Allah’s intervention.

So, be faithful and Allah will fulfill everything according to level.

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Its meaning:

And whoever puts his trust in Allah, Allah will fulfill his needs.
(QS. Ath-Tholaq: 3)

Allah’s Will is done. Don’t worry about it not being done. They will be done. Humans often have the right to do something and hope what we did bring happiness, but whether it happens or not is up to Allah.

Set your life goals and contribute beyond yourself!

Happy Sunday! Let’s evaluate ourselves together.

DHIORNIKI🌺

.

Ahad, 19 Juli 2020

Man proposes, but Allah disposes. Everything that happens is Allah’s will.

Menjalani lika-liku kehidupan adalah proses meniti kejutan dariNya. Senang, sedih, tawa, tangis, khawatir, dan berbagai perasaan lainnya diibaratkan sebagai bumbu yang hadir menyertai. Wajar rasanya bila manusia berupaya keras untuk mendapatkan kejutan yang diimpikan. Namun, Allah selalu punya cara tersendiri untuk membuat segala sesuatu terasa lebih bermakna.

Semakin beranjak dewasa, tidak banyak yang menyadari bahwa kebahagiaan sering terkikis akibat diri sendiri. Betapa tidak, pikirannya dibiarkan berlari begitu saja di luar nalar. Hal-hal yang bersifat mutlak dan bawaan kembali dipermasalahkan sehingga motivasi hidup menurun. Alhasil, diri kehilangan prioritas dan berujung pada matinya produktivitas.

Lalu, apa jawaban atas problematika yang ada?

Life goals begitu biasa orang menyebutnya adalah satu dari sekian jawaban yang dibutuhkan. Dengan bermodalkan catatan yang berisi tujuan hidup tersebut, seseorang mampu mengenal jati dirinya jauh lebih dalam. Di sisi lain, life goals dapat mengendalikan perilaku seseorang dalam jangka panjang dan membantunya untuk menentukan hal-hal apa saja yang ingin ia alami.

Namun, apakah life goals bisa menciptakan kebahagiaan?

Semua orang tentu bermimpi ini dan itu, tapi sayangnya tidak banyak yang berani untuk mengambil pijakan awal. Hal ini meresahkan, itulah mengapa life goals memiliki urgensi yang cukup krusial. Potensi yang dimiliki harus diberdayakan untuk mencapai suatu tujuan. Lalu sesampainya di tujuan tersebut, secara tidak langsung kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.

Kehidupan memiliki pola.

Semboyan “man jadda wa jada” yang bermakna bahwa kesungguhan adalah poin penting untuk mendapatkan sesuatu bukanlah isapan jempol. Allah tidak mungkin rela membiarkan hambaNya yang berusaha justru tenggelam dalam kegagalan. Namun, jika pada akhirnya kegagalan hadir sebagai hadiah setelah perjuangan panjang…

…percayalah, bahwa kebahagiaan ada waktunya.

Sejatinya, setiap raga bernyawa memiliki time-frame yang berbeda. Tidak ada yang lebih lambat atau pantas dikatakan juara, karena kehidupan bukanlah kompetisi. Hanya saja, proses menuju kebahagiaan akan mudah terkabul dengan tujuan yang diimbangi komitmen berusaha. Selain meyakini bahwa tidak semua kebahagiaan dapat diraih secara instan, kita perlu menyadari bahwa kehendak Allah sangat menentukan. Manusia tidak bisa mengatakan supremasi apapun atas Allah. Segala sesuatu yang lahir dari kecerdasan manusia bahkan melibatkan campur tanganNya.
Maka, bertawakkalah dan Allah akan mencukupkan segala sesuatu sesuai kadarnya.


وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ


Artinya:
Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.
(QS. Ath-Tholaq:3)

Kehendak Allah tepat adanya. Tidak perlu rasanya merisaukan sesuatu yang tidak mungkin tidak dilakukan. Manusia berhak melakukan sesuatu dan berharap apa yang ia lakukan mendatangkan kebahagian, tetapi terlepas hal itu akan terjadi atau tidak, itu tergantung yang Maha Esa.

Set your life goals and contribute beyond yourself!

Selamat hari Ahad! Mari membenahi diri bersama-sama.

DHIORNIKI🌺

2 Comments:

  1. What an awesome motivation!!! Can't wait for your next article!!! Keep inspiring and spread love, sweety

    With love,
    Salsa

    ReplyDelete

Tags