SIAPA YANG SALAH?

Kamis, 10 Januari 2018



Pembicaraan tentang kepribadian seolah tidak ada habisnya. Pasalnya, beberapa orang masih saja mengalami krisis kecintaan pada diri sendiri atas beberapa alasan yang sering membelenggu.

Introvert dan Ekstrovert adalah 2 kepribadian dengan jurang perbedaan yang cukup dalam. Sayangnya, beberapa kali ditemukan kesalahan tentang pandangan seseorang terhadap definisi Introvert dan Ekstrovert itu sendiri.

Manusia dengan kepribadian Introvert biasa mendapatkan energi dengan cara menyendiri. Tak ayal, hal tersebut membuatnya terkesan "tidak asik" karena kesibukan Introvert dengan dunianya sendiri.

Sementara Ekstrovert justru berbanding terbalik. Seorang Ekstrovert yang mendapatkan energi dari interaksi sosial mampu membangun komunikasi terbuka secara cepat. Kesan "sok kenal sok dekat" pun terlanjur disematkan pada Ekstrovert efek seringnya interaksi yang ia lakukan.

Di sisi lain terdapat Ambivert, yaitu penengah antara 2 kepribadian tersebut.

Tidak ada yang salah menjadi Introvert atau Ekstrovert, sebuah kesalahan hanyalah ditujukan ketika seseorang sudah enggan lagi disalahkan.

Menjadi Introvert, Ekstrovert,  atau bahkan Ambivert adalah pilihan. Setiap orang berhak memilih kepribadian yang dirasa tepat untuknya tanpa paksaan. Tugas kita sebagai manusia lain di kehidupan seseorang hanyalah mengingatkannya bertakwa dan keeping in touch dengan saling bersaudara.

Seperti firman Allah dalam surat Al-Hujurat ayat 10 yang berbunyi :

"إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ"

Artinya :

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat."

Karena sejatinya semua hal di dunia hadir untuk sebuah alasan sederhana, yaitu saling melengkapi.

Selamat hari Kamis! Mari membenahi diri bersama-sama.

DHIORNIKI🌺

2 Comments:

  1. sebenernya extro intro atau ambi itu cuma biar gimana kita menyikapi dan mengimbangi cara berteman kita

    ReplyDelete

Tags